Panel Solar, Hemat Memasak untuk 60 Orang Per Hari!
Pengusaha asal Jerman, Gregor Schaper, telah memasang beberapa panel solar berbentuk lingkaran di sebuah kota kecil El Sauf, dekat Mexico City. Panel solar ini ia gunakan untuk memasak.
Setiap panel solar tersebut menghabiskan biaya Rp 38,4 juta-Rp 48 juta. Namun, tak ada lagi biaya yang dia butuhkan untuk mengoperasikan panel solar tersebut setelah pemasangan.
Setiap panel solar tersebut menghabiskan biaya Rp 38,4 juta-Rp 48 juta. Namun, tak ada lagi biaya yang dia butuhkan untuk mengoperasikan panel solar tersebut setelah pemasangan.
Read more...
Jakarta, "Top List" Pasar Properti Asia!
HONG KONG - Lupakan pasar properti di kawasan China daratan yang berkembang pesat. PriceWaterhouseCoopers dan Washington DC Land Institute menyarankan, ada baiknya para pemburu investasi properti memburu kawasan selatan.
Menariknya, Jakarta yang sudah dipadati oleh bangunan pencakar langit, justru menempati posisi atas dalam perburuan di pasar properti. Banyak yang bertanya mengapa Jakarta?
Menariknya, Jakarta yang sudah dipadati oleh bangunan pencakar langit, justru menempati posisi atas dalam perburuan di pasar properti. Banyak yang bertanya mengapa Jakarta?
Tahun ini, Rapor Kemenpera Masih "Merah"
JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tidak menampik, bahwa program kredit pemilikan rumah yang disalurkan melalui Fasilitas Pembiayaan Pembangunan Perumahan (KPR FLLP) belum mengalami kemajuan yang signifikan. Rapor Kemenpera bisa dikatakan masih "merah".
Realisasi target penyaluran KPR FLPP tahun ini jauh dari kata tercapai, yaitu dari target 132.500 unit rumah tapak baru terealisasi 44 persen atau sebanyak 59.107 unit. Sementara itu, untuk rumah susun dari target 500 hanya terealisasi 5 unit atau 1persen.
Realisasi target penyaluran KPR FLPP tahun ini jauh dari kata tercapai, yaitu dari target 132.500 unit rumah tapak baru terealisasi 44 persen atau sebanyak 59.107 unit. Sementara itu, untuk rumah susun dari target 500 hanya terealisasi 5 unit atau 1persen.
Anggaran Bedah Rumah Sebaiknya Dialihkan ke Rumah Bersubsidi
JAKARTA - Program bedah rumah swadaya yang digelontorkan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sebaiknya dialihkan untuk membantu subsidi uang muka rumah.
Upaya pengalihan tersebut jelas lebih bermanfaat untuk mengurangi backlog perumahan yang menjadi persoalan utama Kemenpera.
Demikian diungkapkan Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesa (APERSI), Eddy Ganefo, di Jakarta, Senin (19/11/2012).
Upaya pengalihan tersebut jelas lebih bermanfaat untuk mengurangi backlog perumahan yang menjadi persoalan utama Kemenpera.
Demikian diungkapkan Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesa (APERSI), Eddy Ganefo, di Jakarta, Senin (19/11/2012).
More Articles...
Page 5 of 33
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>



News



